3.8.09

PELAKSANAAN STRATEGI PERENCANAAN DALAM PENGEMBANGAN SARANA DAN PRASARANA DI YAYASAN


PENDAHULUAN

A. KONTEKS PENELITIAN
Dalam berbagai aktivitas, kita selalu berkaitan dengan organisasi, tim-tim olah raga, organisasi sosial, kelompok keagamaan dan aktivitas-aktivitas pekerjaan, semuanya termasuk organisasi. Banyak keberhasilan perusahaan bergantung pada organisasi. Adanya struktur yang mapan sangat diperlukan untuk menjamin agar rencana manajer dapat dilaksanakan.

Suatu organisasi berasal dari kerjasama manusia sebagai akibat adanya keterbatasan-keterbatasan (unit faktor yang dimiliki oleh manusia, yakni keterbatasan fisik, waktu, keahlian, dan kemampuan organisasi dirumuskan sebagai pembagian pekerjaan diantara orang-orang yang usahanya harus di koordinasikan untuk mencapai tujuan.

Organisasi timbul karena manusia dalam usaha memenuhi kebutuhannya, senantiasa memerlukan bantuan orang lain untuk itu setiap anggota organisasi harus mengadakan koordinasi atau kerja sama demi tercapainya tujuan bersama. Adanya kerja sama dan tujuan bersama inilah menimbulkan adanya organisasi. Organisasi tidak lepas dari manajemen, manajemen dibutuhkan dalam lapangan perusahaan, kemiliteran, pendidikan, rumah sakit, dan yayasan sosial artinya manajemen dibutuhkan oleh semua organisasi, karena tanpa manajemen usaha akan sia-sia dan tujuan tidak akan tercapai. Hal tersebut perlu dipahami oleh kedudukan manajemen dalam suatu organisasi, baik profit maupun non profit tidak lagi sebagai pelengkap dalam jaringan mata rantai kegiatan pancapaian tujuan saja, tetapi sudah harus menjadi faktor penuh kebersihan yang dilakukan.

Untuk menjadi organisasi agar tetap survive dan berkembang seperti yang diharapkan, maka hal mendesak yang harus dilakukan adalah pembenahan sistem manajemen yang ada dalam suatu organisasi. Pembenahan sistem manajerial dilakukan dengan mengaktifkan kembali fungsi-fungsi manajemen yang ada.
Semua fungsi manajemen yang ada sangat berpengaruh sekali dalam proses pemgembangan suatu organisasi, terutama sekali adalah perencanaan karena perencanaan adalah salah satu fungsi manajemen yang pertama dan utama.

Berbicara tentang perencanaan, maka akan kita jumpai berbagai bentuk dan macamnya, seperti tujuan kebijakan, prosedur, dan program, tapi yang perlu di ingat adalah bahwa bagaimanapun bentuknya, bentuk perencanaan akan sangat berperan sekali dalam pengembangan suatu organisasi, tak terkecuali strategi perencanaan atau dalam bahasa inggris disebut sebagai strategic plaining.
Strategi perencanaan menjadi semakin penting bagi manajer terutama dalam penentuan tujuan dan sasaran pokok dengan maksud dan musi sebagai alat untuk mencapainya, memberikan suatu kerangka dasar langka panjang bagi bentuk strategi perencanaan. Strategi perencanaan itu sendiri dapat di definisikan sebagai suatu proses pemilihan tujuan organisasi yang menjadi sasaran manajemen, penentuan kebijakan dan program strategi ini dapat dilaksanakan.

Definisi diatas dapat dipadatkan menjadi lebih pendek yaitu proses perencanaan jangka panjang yang bersifat formal untuk menentukan dan mencapai tujuan organisasi. Tujuan organisasi yang dimaksud disini adalah bagaimana organisasi itu dapat berkembang dan menjadi besar dibandingkan dengan sebelumnya. Strategi perencanaan berangkat dari misi, mandat, dan nilai-nilai menjadi dasar suatu organisasi untuk berkembang serta visi organisasi dimasa yang akan datang.

Sebuah strategi perencanaan harus mengandung pemikiran-pemikiran masa depan yang dikehendaki oleh suatu organisasi untuk mengembangkan dan mencari cara-cara yang setepat mungkin untuk mewujudkan masa depan yang diinginkan. Oleh karena itu dengan strategi perencanaan yang memiliki kualitas, maka organisasi dapat melakukan kegiatan dengan maksimal dan mendatangkan banyak manfaat.

Selengkapnya...

0 komentar:

Poskan Komentar

PERPUS. SKRIPSI TESIS is wearing Nur | To Blogger by An at Student | Campus and Comments (RSS).